Bertemu Idola Impian
Bruakk!!! Terdengar pintu kamar Carol di banting dengan keras.
“Carol!! Pintunya enggak boleh di banting gitu dong!” tegur Kak Vee,
Kakak Carol. “Habis Carol sebel sama Reva ” jawab Carol dengan muka
cemberut. “Kenapa kok sebel sama Reva?” tanya Kak Vee. “Sini ceritain ke
Kakak ” lanjut Kak Vee sambil menarik tangan Carol.
“Gini Kak ceritanya, tadi sewaktu Carol datang ke sekolah Carol
ketemu Reva dan Nancy. Mereka itu ngobrol tentang idola mereka yang
sudah mereka temui, yaitu Violet, penyanyi terkenal dari Kota De’ Green
Elite. Nah setelah itu, mereka memamerkan tanda tangan Violet dan
fotonya ke Carol. Terus Carol sebel karena mereka mengejek Carol enggak
pernah ketemu idola Carol, Bave Tateria. Gitu aja ceritanya, ” jawab
Carol.
“Oh, menurut Kakak sih mereka itu keterlaluan banget, karena mereka
tega sama sahabat sendiri, ” ujar Kak Vee menilai. “Emang sih Kak Vee,
tapi mere..” omongan Carol terputus. “Kenapa Carol? Kamu sakit apa
kenapa? ” tanya Kak Vee kawatir . “Enggak kenapa-kenapa kok Kak, ” jawab
Carol tersenyum . “Kalau begitu lanjutin, dong, ” pinta Kak Vee.
“Mereka itu semakin menyebalkan, saat Carol terpeleset di tangga.
Bukannya nolong malah nertawain Carol, ” ujar Carol dengan muka sedih.
“Adik Kak Vee enggak boleh sedih, ” kata Kak Vee sambil mengelus rambut
Carol yang pirang keemasan itu. “Carol mau ikut Kak Vee enggak? ” lanjut
Kak Vee menanyai Carol. “Kemana Kak?” tanya Carol bingung . “Ketemu
Bave Tateria sama Queen Bee, kalau ikut Bbsok kita ke sana, ” jawab Kak
Vee. “Hore....Hore!! ” teriak Carol girang sambil melonjak-lonjak di
kasur Princessnya yang baru di belikan Papanya. “Sekarang kita beli baju
di Barat Modern City Green,” ajak Kak Vee. “Yipiie !!! ” teriak Carol
lebih keras dari sebelumnya.
Mereka berangkat naik motor listrik milik Kak Dee, Kakak pertama
Carol. Lima menit kemudian mereka sampai ke tempat tujuan. Saat memasuki
Fashion Color of Paris, Carol segera berlari ke bagian gaun, di sana
Carol melihat ada banyak gaun indah. Segera Kak Vee menyusul Carol ke
situ. “Pilihlah sesuka hatimu, Kak Vee mau melihat gaun di samping, ”
kata Kak Vee sambil menunjukkan tempatnya. “Ya, Kak, ” jawab Carol yang
masih menatap gaun itu. Carol pun memilih gaun berwarna ungu dengan
glitter pink dan merah serta gaun biru dengan bintang-bintang berglitter
warna biru tua. “Kak sudah nih,” kata Carol sambil membawa gaunnya.
“Bawa ke kasir dulu ya kakak masih kurang satu gaunnya, ” jawab Kak Vee.
“Enggak ” tolak Carol . kemudian Kak Vee pun selesai memilih gaun .
“Nah ayo ke kasir ” kata Kak Vee yang beranjak menuju ke kasir. “Pilihan
yang bagus, ” puji Petugas Kasir itu sambil tersenyum. “Terima kasih, ”
jawab Kak Vee. “Untuk gaun ungu mendapatkan kalung bulan warna ungu dan
bando bulan ungu juga serta gaun biru mendapatkan kalung bintang
berglitter dan diary, ” kata petugas kasir itu. “Ini diary-nya, silahkan
memilih, ” lanjut petugas kasir itu sambil memberikan beberapa diary
yang lucu. Ada yang warna hijau dengan gambar daun yang hijau, ada yang
berwarna orange bergambar mobil, ada juga yang berwarna merah. Tapi
Carol lebih tertarik untuk mengambil yang berwarna ungu dengan gambar
anak perempuan dan kucingnya dan bonus bolpoint yang di atas nya ada
bulu pinknya. “Ini saja, ” kata Carol menyerahkan diary itu.
Kemudian mereka pulang untuk beristirahat agar besok tidak terlambat
bertemu idola Carol. Paginya, mereka sudah bersiap berangkat. Mereka
akan diantar Mr. Guard. Tak terasa, mereka sampai di Hall Liperariana
Zip. Mereka pun segera masuk ke dalam dan duduk di tempat yang sudah
disediakan. Acara berlangsung selama 20 menit. Saat selesai, Carol minta
tanda tangan, foto, dan alamat rumah kepada idolanya tersebut. Sampai
di rumah, Carol senang sekali karena ia bisa bertemu idolanya dan besok
akan dibawa ke sekolah.
Besoknya, di sekolah semua siswa mengelilingi Carol. Mereka kagum, di
tengah keramaian itu Reva dan Nancy meminta maaf atas kesombongan
mereka. Tentu saja Carol memaafkan mereka ...
(Sumber:
http://bobo.kidnesia.com)
Label: Cerita Pendek