::Snow Pink::
D'Owner!

Navigation : Hover the image



Diary About Linkies Stuff

Annyeonghaseyo. Welcome to my wonderland. Replace this with your own profile.


Tagboard!



Credits!

Template: Nurul AtiQah
Edited By: Naura Labibah
Others:   


Bertemu Idola Impian

Bruakk!!! Terdengar pintu kamar Carol di banting dengan keras.
“Carol!! Pintunya enggak boleh di banting gitu dong!” tegur Kak Vee, Kakak Carol. “Habis Carol sebel sama Reva ” jawab Carol dengan muka cemberut. “Kenapa kok sebel sama Reva?” tanya Kak Vee. “Sini ceritain ke Kakak ” lanjut Kak Vee sambil menarik tangan Carol.
“Gini Kak ceritanya, tadi sewaktu Carol datang ke sekolah Carol ketemu Reva dan Nancy. Mereka itu ngobrol tentang idola mereka yang sudah mereka temui, yaitu Violet, penyanyi terkenal dari Kota De’ Green Elite. Nah setelah itu, mereka memamerkan tanda tangan Violet dan fotonya ke Carol. Terus Carol sebel karena mereka mengejek Carol enggak pernah ketemu idola Carol, Bave Tateria. Gitu aja ceritanya, ” jawab Carol.
“Oh, menurut Kakak sih mereka itu keterlaluan banget, karena mereka tega sama sahabat sendiri, ” ujar Kak Vee menilai. “Emang sih Kak Vee, tapi mere..” omongan Carol terputus. “Kenapa Carol? Kamu sakit apa kenapa? ” tanya Kak Vee kawatir . “Enggak kenapa-kenapa kok Kak, ” jawab Carol tersenyum . “Kalau begitu lanjutin, dong, ” pinta Kak Vee.
“Mereka itu semakin menyebalkan, saat Carol terpeleset di tangga. Bukannya nolong malah nertawain Carol, ” ujar Carol dengan muka sedih. “Adik Kak Vee enggak boleh sedih, ” kata Kak Vee sambil mengelus rambut Carol yang pirang keemasan itu. “Carol mau ikut Kak Vee enggak? ” lanjut Kak Vee menanyai Carol. “Kemana Kak?” tanya Carol bingung . “Ketemu Bave Tateria sama Queen Bee, kalau ikut Bbsok kita ke sana, ” jawab Kak Vee. “Hore....Hore!! ” teriak Carol girang sambil melonjak-lonjak di kasur Princessnya yang baru di belikan Papanya. “Sekarang kita beli baju di Barat Modern City Green,” ajak Kak Vee. “Yipiie !!! ” teriak Carol lebih keras dari sebelumnya.
Mereka berangkat naik motor listrik milik Kak Dee, Kakak pertama Carol. Lima menit kemudian mereka sampai ke tempat tujuan. Saat memasuki Fashion Color of Paris, Carol segera berlari ke bagian gaun, di sana Carol melihat ada banyak gaun indah. Segera Kak Vee menyusul Carol ke situ. “Pilihlah sesuka hatimu, Kak Vee mau melihat gaun di samping, ” kata Kak Vee sambil menunjukkan tempatnya. “Ya, Kak, ” jawab Carol yang masih menatap gaun itu. Carol pun memilih gaun berwarna ungu dengan glitter pink dan merah serta gaun biru dengan bintang-bintang berglitter warna biru tua. “Kak sudah nih,” kata Carol sambil membawa gaunnya. “Bawa ke kasir dulu ya kakak masih kurang satu gaunnya, ” jawab Kak Vee. “Enggak ” tolak Carol . kemudian Kak Vee pun selesai memilih gaun . “Nah ayo ke kasir ” kata Kak Vee yang beranjak menuju ke kasir. “Pilihan yang bagus, ” puji Petugas Kasir itu sambil tersenyum. “Terima kasih, ” jawab Kak Vee. “Untuk gaun ungu mendapatkan kalung bulan warna ungu dan bando bulan ungu juga serta gaun biru mendapatkan kalung bintang berglitter dan diary, ” kata petugas kasir itu. “Ini diary-nya, silahkan memilih, ” lanjut petugas kasir itu sambil memberikan beberapa diary yang lucu. Ada yang warna hijau dengan gambar daun yang hijau, ada yang berwarna orange bergambar mobil, ada juga yang berwarna merah. Tapi Carol lebih tertarik untuk mengambil yang berwarna ungu dengan gambar anak perempuan dan kucingnya dan bonus bolpoint yang di atas nya ada bulu pinknya. “Ini saja, ” kata Carol menyerahkan diary itu.
Kemudian mereka pulang untuk beristirahat agar besok tidak terlambat bertemu idola Carol. Paginya, mereka sudah bersiap berangkat. Mereka akan diantar Mr. Guard. Tak terasa, mereka sampai di Hall Liperariana Zip. Mereka pun segera masuk ke dalam dan duduk di tempat yang sudah disediakan. Acara berlangsung selama 20 menit. Saat selesai, Carol minta tanda tangan, foto, dan alamat rumah kepada idolanya tersebut. Sampai di rumah, Carol senang sekali karena ia bisa bertemu idolanya dan besok akan dibawa ke sekolah.
Besoknya, di sekolah semua siswa mengelilingi Carol. Mereka kagum, di tengah keramaian itu Reva dan Nancy meminta maaf atas kesombongan mereka. Tentu saja Carol memaafkan mereka ...
(Sumber: http://bobo.kidnesia.com)

Label: